Senin, 08 Juni 2015

Struktur Data Variable dan Array

Variabel 

Variabel adalah komponen penting dalam pemrograman. Variabel digunakan untuk menyimpan suatu nilai, dan nilai tersebut dapat di ubah selama program di eksekusi.

Mendeklarasikan Variabel 
Dalam pembuatan program variabel yang akan digunakan haruslah dideklarasikan terlebih dahulu. Pengertian deklarasi disini berarti mengenalkan sebuah pengenal ke program dan menentukan jenis data yang bisa disimpan didalamnya. Dalam pendeklarasian variabel penulisan sintaksnya diawali oleh tipe data yang akan digunakan lalu nama variabelnya (identifier).

Contoh:


















Menggunakan tipe data yang sama untuk identifier lebih dari satu dapat dituliskan tanda koma.

Contoh :



Seperti pada contoh diatas ketiga variabel ditulis dengan pemisah berupa tanda koma.

Dalam pemberian nama pada variabel ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu:
Diawali dengan : Huruf/abjad, underscore, da karakter mata uang
                          - Tidak menggunakan karakter khusus atau spasi
                          - Terdiri dari huruf/abjad, angka dan atau underscore
                          - Tidak boleh diawali dengan angka

Selain itu dalam pemberian nama pada variabel tidak diperbolehkan menggunakan keyword, karena keyword merupakan pengenal sistem yang mempunyai makna khusus bagi kompiler.
Berikut merupakan keyword yang terdapat pada C++ :




















Inisialisasi Variabel 
Adakalanya dalam pembuatan program, variabel langsung diberi nilai awal setelah dideklarasikan.

Contoh :












Tipe Data Variabel 
Tipe Data berperan penting dalam membuat variabel, karena isi (bilangan/string) dari sebuah variabel tergantung dari tipe data yang digunakan. Ukuran memori yang diperlukan untuk masing-masing tipe data sangat bergantung pada perangkat keras dari komputer yang digunakan. Karena itu jangkauan bilangan dari masing-masing tipe data juga bisa berlainan antara satu jenis mesin dengan mesin lainnya.

Berikut adalah ukuran berbagai tipe data dasar :
















Sumber referensi :
Buku Pemrograman C++ Abdul Kadir




Array

Array merupakan kumpulan elemen yang bertipe sama dalam urutan tertentu yang menggunakan nama yang sama. Letak atau posisi dari elemen array ditunjukan oleh index atau posisi. Jika di persingkat array adalah variabel yang dapat menyimpansejumlah data sejenis (bertipe data sama).
Jenis array :

·         Array berdimensi satu
·         Array berdimensi dua
·         Array berdimensi n

Array Dimensi Satu
Array satu dimensi adalah data-data akan disimpan dalam satu baris array, sehingga hanya dibutuhkan satu pernomoran indeks.
array ini dapat dideklarasikan dengan mencantumkan tipe data dan nama variabel yang diikuti dengan banyaknya lokasi memori yang ingin dibuat.
Seperti berikut:

                tipe_data   nama_array[ukuran];

Keterangan :
tipe_data                            : menyatakan jenis tipe data elemen array  (int, char, float, dll)
nama_array                        : menyatakan nama variabel yang dipakai.
ukuran                                : menunjukkan jumlah maksimal elemen array.

ilustrasi array dimensi Satu
Deklarasi array : int Bilangan[8]








Array satu dimensi dapat diakses menggunakan indeksnya.
Bentuk umum :

               Nama_array[indeks]


Contoh program satu dimensi :

#include<iostream.h>
#include<conio.h>
void main()
{
                int ujian [5]={90, 95,78, 80, 85};
   for(int i=0;i<5;i++)
   {
                cout<<"Nilai dari ujian index ke "<<i <<" = "<<ujian [i]<<endl;
   }
   getch();
}

Hasil Outputnya :



Array dua dimensi

Pengertian Array dua dimensi
Sering kali digambarkan/dianalogikan sebagai sebuah matriks. Jika array berdimensi satu hanya terdiri dari 1 baris dan banyak kolom, array berdimensi dua terdiri dari banyak baris dan banyak kolom yang bertipe sama.

Deklarasi dari Array dua dimensi:

                tipe_data nama_array[jml_baris][jml_kolom];

Keterangan :
tipe_data                            : menyatakan jenis tipe data elemen array  (int, char, float, dll)
nama_array                        : menyatakan nama variabel yang dipakai.
jml_baris                             : menunjukkan jumlah maksimal baris.
jml_kolom                          : menunjukkan jumlah maksimal kolom.

Illustrasidari Array Dua Dimensi
Deklarasi array :
int matriks[3][4];
int matriks2[3][4] = { {5,20,1,11}, {4,7,67,-9}, {9,0,45,3} };
















Contoh program Array dua Dimensi

#include<iostream.h>
#include<conio.h>
      void main()
   {
   int matrix[3][4]={{5,10,1,11},{4,7,67,-9},{9,0,45,3}};
   for(int i=0;i<3;i++)
    {
                 for(int j=0;j<4;j++)
       { 
                 cout<<matrix[i][j]<<"  ";
       }
       cout<<endl;
    }
   getch();
   }

Hasil Outputnya :


Tidak ada komentar:

Posting Komentar